Selasa, 23 Agustus 2016




Dengarlah … 
oleh : Aris Mulyani 
 
Nyanyian pilu stomata semakin lemah terdengar
sang penopang mulai meronta
Desahan rerimbunan daun tak tertahankan
Mereka meraung  menyimpan api kebencian
Harapannya  sirna begitu saja 
Rasa putus asa membuncah dalam jiwa
Wahai para iblis pemburu akar
Teganya kalian melalap habis semua paru-paru dalam bumi ini
Dengarlah….
Tetesan airmata dari celah dedaunan itu mengalir deras
Dahan-dahannya melesat , terbakar hawa nafsu
Padahal mereka tak pernah mengganggu kehidupan makhluk lain
Bahkan mereka sang paru-paru dunia , penyelamat jiwa
Memberikan sejuta hawa segar secara percuma
Tak bisakah para iblis mendengar kesetiaanya ?
Mengapa para iblis terus saja menyayat luka pedih
Dengarlah..
Mereka ingin menghirup kehidupan dengan bahagia
Hidup damai dalam dekapan hangat sang mentari pagi
Dan tatapan sang purnama dan kejora yang menemaninya dikala malam
Mohon dengarlah rintihan mereka….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar