Dengarlah …
oleh : Aris Mulyani
Nyanyian pilu stomata semakin lemah
terdengar
sang penopang mulai meronta
Desahan rerimbunan daun tak
tertahankan
Mereka meraung menyimpan api kebencian
Harapannya sirna begitu saja
Rasa putus asa membuncah dalam jiwa
Wahai para iblis pemburu akar
Teganya kalian melalap habis semua
paru-paru dalam bumi ini
Dengarlah….
Tetesan airmata dari celah dedaunan
itu mengalir deras
Dahan-dahannya melesat , terbakar hawa
nafsu
Padahal mereka tak pernah mengganggu
kehidupan makhluk lain
Bahkan mereka sang paru-paru dunia ,
penyelamat jiwa
Memberikan sejuta hawa segar secara
percuma
Tak bisakah para iblis mendengar
kesetiaanya ?
Mengapa para iblis terus saja
menyayat luka pedih
Dengarlah..
Mereka ingin menghirup kehidupan
dengan bahagia
Hidup damai dalam dekapan hangat
sang mentari pagi
Dan tatapan sang purnama dan kejora
yang menemaninya dikala malam
Mohon dengarlah rintihan mereka….
Tidak ada komentar:
Posting Komentar